BUKU PANDUAN PENGGUNA (MANUAL BOOK)
MODUL PERTANIAN TERPADU - SIK-BUMDESGO
Modul Pertanian berfungsi untuk memanajemen seluruh siklus bisnis pertanian BUMDes, mulai dari pembukaan lahan (musim tanam), pencatatan biaya operasional harian (pembelian bibit, pupuk, upah buruh), pencatatan hasil penjualan panen, hingga kalkulasi Laba/Rugi per lahan yang terintegrasi otomatis dengan sistem Akuntansi (Jurnal Umum).
BAB 1: MEMBUKA MUSIM TANAM BARU (PROYEK LAHAN)
Langkah pertama sebelum mencatat biaya atau panen adalah mendaftarkan proyek lahan atau musim tanam yang akan dijalankan.
Langkah-langkah:
1. Masuk ke menu Pertanian.
2. Pada halaman utama (Tab "Sedang Berjalan"), klik tombol Buka Musim Tanam (ikon plus).
3. Akan muncul pop-up formulir "Mulai Musim Tanam Baru".
4. Isi data sesuai dengan kondisi lahan.
5. Klik Simpan & Mulai. Lahan baru akan muncul di daftar kartu lahan aktif.
Contoh Penginputan Data:
· Pilih Unit Usaha: Unit Pertanian & Ketahanan Pangan
· Nama Musim / Proyek: Panen Padi Musim Hujan 2026 - Blok A
· Tgl Tanam: 15/10/2026
· Luas (Ha/M2): 2.5 (Gunakan titik untuk desimal, misal 2.5 Hektar)
· Lokasi Lahan: Dusun Suka Maju, Sebelah Sungai Irigasi
BAB 2: MENCATAT BIAYA OPERASIONAL (PENGELUARAN)
Setiap biaya yang keluar selama masa tanam (seperti beli pupuk, bayar traktor, atau upah buruh cabut benih) harus dicatat di sini. Sistem akan otomatis memotong saldo Kas BUMDes.
Langkah-langkah:
1. Pada menu Pertanian, cari kartu lahan yang dituju (misal: Panen Padi Musim Hujan 2026).
2. Klik tombol Kelola Lahan (ikon panah kanan) pada kartu tersebut.
3. Anda akan masuk ke halaman Detail Lahan. Perhatikan kotak merah di sebelah kiri atas bernama Catat Pengeluaran.
4. Isi rincian biaya.
5. Tentukan Sumber Dana (Kredit), yaitu kas mana yang uangnya dipakai untuk membayar.
6. Tentukan Akun Beban (Debit), yaitu kategori biaya di buku besar akuntansi.
7. Klik Simpan Pengeluaran.
Contoh Penginputan (Kasus: Membayar Upah Buruh Tanam):
· Tanggal: 20/10/2026
· Jenis Biaya: Upah Buruh Tani
· Keterangan Transaksi: Bayar upah borongan 10 buruh tanam padi
· Total Nominal (Rp): 1500000 (Ketik angka saja, tanpa titik/koma)
· Jml Pekerja: 10
· SUMBER DANA (KREDIT): Pilih 1-1110 - Kas Tunai BUMDes
· AKUN BEBAN (DEBIT): Pilih 5-1100 - Beban Upah Buruh Tani
Catatan: Transaksi ini akan otomatis muncul di Jurnal Umum dan mengurangi saldo Kas Tunai sebesar Rp 1.500.000.
BAB 3: MENCATAT HASIL PANEN (PENDAPATAN)
Ketika masa panen tiba dan hasil bumi dijual kepada tengkulak atau pembeli, catat uang yang masuk di formulir ini.
Langkah-langkah:
1. Di halaman Kelola Lahan, perhatikan kotak hijau bernama Catat Hasil Panen.
2. Isi tanggal panen, nama pembeli, berat panen, dan harga perkilo.
3. Tentukan Masuk ke Kas (Debit), yaitu rekening kas mana yang menerima uang hasil penjualan tersebut.
4. Tentukan Akun Pendapatan (Kredit) untuk pengakuan pendapatan di Jurnal Umum.
5. Klik Simpan Pendapatan.
Contoh Penginputan (Kasus: Jual Gabah ke Tengkulak):
· Tanggal: 15/02/2027
· Pembeli: Bapak Haji Somad (Pengepul)
· Berat (Kg): 8500
· Harga / Kg: 6500
· MASUK KE KAS (DEBIT): Pilih 1-1120 - Rekening Bank BUMDes (jika ditransfer)
· AKUN PENDAPATAN (KREDIT): Pilih 4-1100 - Pendapatan Hasil Pertanian
Sistem akan otomatis menghitung Total Pendapatan (8.500 x Rp 6.500 = Rp 55.250.000) dan menambahkannya ke buku bank BUMDes.
BAB 4: REVISI KESALAHAN DATA (EDIT & JEJAK AUDIT)
Manusia tidak luput dari kesalahan (misal: salah input harga pupuk atau berat panen kurang). Anda dapat mengedit data tersebut dengan aman.
Cara Revisi:
1. Di halaman Detail Lahan, gulir ke bawah untuk melihat tabel Riwayat Biaya atau Riwayat Pendapatan.
2. Klik tombol Edit (Ikon Pensil Kuning) pada baris transaksi yang salah.
3. Ubah angka atau keterangan yang benar di dalam pop-up yang muncul.
4. Klik Simpan Perubahan.
Penting Diketahui Mengenai Jejak Audit: Sebagai standar akuntansi yang ketat, apabila Anda merevisi data panen atau biaya, sistem akan otomatis menyesuaikan nominal di Jurnal Umum, dan menambahkan stempel digital berbunyi: [Direvisi: Nama Anda tgl dd/mm]. Ini berguna agar perubahan nominal terdata transparan saat diaudit oleh pengawas.
BAB 5: MENUTUP MUSIM TANAM (TUTUP BUKU LAHAN)
Apabila proses panen sudah selesai total, semua hasil sudah dijual, dan lahan sudah bersih, lahan wajib "Ditutup" agar tidak tercampur dengan pembukuan musim berikutnya.
Langkah-langkah:
1. Masuk ke halaman Kelola Lahan.
2. Di pojok kanan atas, klik tombol merah Tutup Musim Ini (Ikon Bendera Finish).
3. Konfirmasi pop-up persetujuan.
4. Lahan tersebut kini berstatus SELESAI dan seluruh form input akan digembok secara permanen (terkunci).
5. Anda bisa melihat rekapitulasi akhir: Total Biaya vs Total Panen = Laba/Rugi Bersih.
6. Lahan ini akan hilang dari beranda, dan berpindah ke tab Arsip Panen Selesai.
BAB 6: FITUR CETAK DOKUMEN (PDF)
Setiap transaksi yang terjadi dapat dicetak sebagai bukti fisik (Kwitansi / Faktur).
· Cetak Laporan Global Lahan: Di halaman Kelola Lahan, klik tombol abu-abu Laporan PDF di bagian atas. Ini akan mencetak rekapitulasi seluruh pengeluaran dan hasil panen lahan tersebut.
· Cetak Faktur Biaya Operasional: Pada tabel Riwayat Biaya, klik tombol ungu Cetak (Ikon Printer) untuk mencetak bukti pengeluaran (misal untuk diserahkan ke Bendahara).
· Cetak Kwitansi Penjualan: Pada tabel Riwayat Pendapatan, klik tombol ungu Cetak (Ikon Printer) untuk mencetak nota penjualan hasil panen kepada pembeli.
Troubleshooting Khusus (Tutup Buku Akuntansi): Jika saat Anda mencoba melakukan penginputan atau revisi muncul pesan Error merah bertuliskan "Revisi Ditolak: Tanggal berada pada periode TUTUP BUKU", itu berarti bulan dari transaksi tersebut sudah dilaporkan dan dikunci di menu Pengaturan Akuntansi BUMDes. Anda tidak dapat mengubah data di masa lalu yang sudah berstatus Tutup Buku Tahunan/Bulanan.